Inirhinie

Simplicity..

Tidung Island dengan promo

Jalan2 ke Pulau Tidung.. 16 – 17 July 2011 yaitu salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pake promo dari Disdus jadi murah perorang +/- Rp. 225k, awalnya banyak yang mau ikut..eh..eh..eh.. tinggal berenam. Banyak alasan! tapi gue tetep semangad.. yang penting heppy..

Dari rumah berangkat jam 5 boo.. Kita berangkat tanggal 16 July pagi dan pulang tanggal 17 July siang. Kumpul di pom bensin Muara Angke dan melewati pasar yang bau amisnya lumayan.. untung bawa masker, jadi ga begitu berasa. Kalo becek ya pasti.. karena namanya juga pasar ikan.

Perjalanan ke Pulau Tidung sekitar 2,5 – 3 jam dengan kapal kayu ukuran sedang yang muatannya sekitar 50 orang. Di dalam kapal kayu ini tidak tersedia kursi tempat duduk, yang ada hanya ruangan besar 2 lantai dan para penumpang bebas untuk ‘lesehan’. Selama di atas kapal, gue pake pelampung karena liat laut muara angke yang warnanya hitam bikin serem.. jadi gue memutuskan pake aja daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ;p walaupun bisa berenang sekalipun.

 

Untuk kebersihan pantainya, Pulau Tidung masih bisa dikategorikan bersih, lautnya masih tampak jernih dengan terumbu karang disana sini.

Cuaca waktu itu bersahabat dan ombak tidak terlalu besar, perjalanan selama itu masih bisa dinikmati, apalagi jika kita sampai di dermaga Pulau Tidung disambut dengan Gapura yang bertuliskan “Pulau Tidung” dan “Keep it Clean”.

 

Kita dapat Guide namanya mas Muntu (ga tau nama panjangnya hehe..), trus langsung diantar ke penginapan atau homestay yaitu rumah penduduk yang disewakan. Sekitar jam 13.00 kita langsung jalan2 disekitar penginapan dan jam 14.00 snorkeling dengan sewa perahu (+/- Rp. 150k) plus peralatannya ke pulau kecil yang namanya pulau Payung. Menurut guide kita, pemandangan dalam airnya masih bagus dibanding snorkeling disekitar Pulau Tidung Besar sendiri.

Wisata lain selain snorkeling yang kita pilih adalah banana boat di sekitar jembatan cinta. bentuknya yang mirip dengan lambang hati membuat jembatan ini dinamakan jembatan cinta dan katanya hubungan pasangan yang berdiri diatasnya akan langgeng (masaa..). Dari atas jembatan ini banyak wisatawan yang lalu lompat ke laut dengan tinggi sekitar 6 meter untuk memanjatkan harapan atau sekedar uji nyali. Setelahnya ada jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil dengan panjang sekitar 800 meter.

Next trip pengen ke pulau lainnya seperti Pulau Pramuka, Pulau Pari, Pulau Bira, etc..🙂

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: