Inirhinie

Simplicity..

Petai.. Nikmatnya..

Pengen makan petai.. kalo aku bilangnya pete.. nasi goreng pete, udang balado petai, pepes tahu udang petai, sambel goreng petai.. huwaaaa…

 

Penasaran sama petai.. jadi nulis aja deh..:)

Petai (Parkia speciosa), disebut pula twisted cluster bean, stink bean, peteh, yongchaak, sataw, atau sator. Habitat asli petai, tersebar dari India Timur Laut, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Indonesia.

Buah petai berupa tumbuh dalam malai, terdiri dari 4 sd. 8 papan. Dalam satu papan ada belasan biji.

Petai adalah komoditas yang beraroma sangat tajam. Sampai-sampai urine mereka yang mengonsumsi petai, juga beraroma sangat tajam khas petai. Karena aromanya yang sangat tajam inilah, petai juga menjadi komoditas yang kontroversial, seperti halnya durian.

Di satu pihak ada konsumen yang sangat fanatik menyukai petai, dan di lain pihak ada masyarakat yang sangat tidak menyukai aromanya. Namun petai masih lebih baik dibanding durian, karena tidak menyebarkan aroma dalam ketika belum dikonsumsi.

Sumber energi instan

Menurut kedokteran Cina, petai termasuk buah “dingin”, yaitu energi yang dimilikinya bersifat yin. Karena itu petai dipercaya mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi. Juga dianggap mampu menenangkan perut dan saraf.

Sedangkan kandungan serat yang tinggi dengan tekstur yang lembut menyebabkan petai sangat baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Petai juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi lambung dengan cara melapisi permukaan dalam lambung. Petai juga mempunyai efek antacid. Jadi jika Anda merasa dada panas disebabkan kebanyakan makan, santaplah petai untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.

Hasil penelitian di Barat menunjukkan bahwa dibanding dengan buah apel,  petai berkadar protein empat kali lipat lebih tinggi, karbohidrat dua kali lipat, fosfor tiga kali lipat (115 mg per 100 biji), vitamin A (200 IU per 100 biji) dan zat besi (1,2 mg per 100 biji) lima kali lipat.  Sedangkan vitamin C 46 mg per 100 biji.

Kenapa bau?

Di Barat petai mendapat julukan “the most horrible food in the world”. Apa penyebab bau yang menghebohkan itu? Asam-asam amino yang terkandung dalam petai yang didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur sulfur! Ketika terdegradasi menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino tersebut akan menghasilkan bau yang menyengat. Salah satunya gas H2S (hydrogen sulfide) yang baunya seperti kentut.

Bau petai memang sangat  mengganggu, terutama bagi mereka yang tidak menyukai petai. Baunya menyebar dari mulut ketika mengobrol dan dari jamban ketika buang air kecil yang tidak sempurna mengguyurnya. Namun nenek moyang kita mempunyai cara yang cukup ampuh untuk mengurangi bau petai, walau secara ilmiah belum dibuktikan. Konsumsilah mentimun setelah menyantap petai, maka bau petai di mulut Anda tidak lagi menyengat.  Atau kulumlah sedikit bubuk kopi selama beberapa menit. Bau petai juga bisa dikurangi dengan memasaknya agak lama.

Sumber :

http://epetani.deptan.go.id/budidaya/budidaya-petai-3919

http://www.nirmalamagazine.com

 

 

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: