Inirhinie

Simplicity..

Ukuran kebahagiaanku..

Office, 28 November 2012🙂

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan.Tiba-tiba lewat sebuah motor didepan mereka. Berkatalah petani kepada istrinya,”Lihat Bu,betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu meski mereka kehujanan,tapi mereka bisa cepat sampai dirumah tidak seperti kita yg harus lelah berjalan untuk sampai kerumah.”

Sementara itu pengendara motor dan istrinya yg sedang berboncengan dibawah derasnya air hujan melihat sebuah mobil pick up lewat didepan mereka. Pengendara motor itu berkata kepada istrinya,”Lihat Bu, betapa bahagianya orang yg naik mobil itu, mereka tidak perlu kehujanan seperti kita.”

Didalam mobil pick up yg dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah sedan Mercy lewat,”Lihatlah Bu,
betapa bahagia orang yg naik mobil bagus itu, pasti nyaman dikendarai tdk spt mobil kita yg sering mogok.”

Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yg berjalan bergandengan tangan dibawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dlm hati,”Betapa bahagianya suami istri itu,mereka dgn mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini, sementara aku & istriku tdk pernah punya wkt utk berduaan krn kesibukan masing-masing.”

http://www.thecrowdvoice.com

 Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful.

Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan. Bila kau menyukai apa yang kau lakukan dan merasa bahagia melakukannya, maka kau pasti sukses.

~  B ob Dylan  ~

Salah satu pertanyaan terbesarku adalah apa yang menjadi ukuran kebahagiaanku? dimana dan bagaimana cara mendapatkannya?

Harta? Bukan! karena aku paham betul bahwa harta tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan pada diri kita. Saat masih kecil, boleh dibilang keluarga saya terhitung dalam golongan orang yang sederhana, tapi aku tidak merasakan kesengsaraan, semua biasa saja. Setiap masalah menghantui masa kecil saya, tiap hari ada saja yang menjadi bahan pertengkaran di keluarga kami. ketika Papa di PHK, dan kehidupan kami berputar 180 derajat, toh tetap saja saya tidak menemukan kebahagiaan saat keluarga kami tidak memiliki harta. Harta  mungkin penting, tapi itu bukan satu-satunya ukuran kebahagiaan. Saya yakin nilai kebahagiaan tidaklah dapat dinilai dengan materi. Aku lebih suka mencari harta dengan jerih payahku sendiri dan menikmati kepuasannya.

Hadiah, pangkat, jabatan, harta benda, semua itu tidaklah hakiki. Saat semua itu hilang, maka hilang pula kebahagiaan. Begitu pula dengan rasa sedih, masalah, nasib buruk, kemalangan, yang datang dari luar hati kita. Saat semua itu datang dan hati kita dangkal, maka hati kita akan keruh berkepanjangan.

Kebahagiaan tidak bisa dikejar, tidak bisa dicari, tidak bisa dimiliki untuk diri sendiri, tidak bisa dihabiskan, tidak bisa rusak dan tidak bisa dibeli.

Kebahagiaan adalah pengalaman spiritual dari menikmati setiap detik kehidupan kita dengan penuh rasa cinta, rasa syukur dan terima kasih, serta pengabdian kepada Tuhan yang Menciptakan kita.

~  D enis Waitley  ~

“Think of all the beauty still left around you and be happy.

Pikirkan semua hal indah yang masih ada di sekitarmu. Dan berbahagialah.

~  A nne Frank  ~

Semua masalah hati.. 

Menata ulang letak kebahagiaan kita, namun jangan lupa letakkan pada hal-hal kecil yang menyejukkan hati. Maka letakkan kebahagiaan kita pada senyum di bibir orang tua kita (sangat sulit karena latar belakangku), sahabat kita. Dengan terus tersenyum dapat membawa kebahagiaan tersendiri. Letakkan ia pada hal yang mungkin terlihat remeh, tapi sebenarnya mempunyai arti sendiri di hati. Cause sometimes, little things mean a lot. Jadikanlah motivasi tersendiri. Membuatku berani berlari, meloncat, melayang, bahkan terbang untuk meraihnya. Bismillah… Yakinkan aku, someday I’ll reach it! Selamat menata ulang letak kebahagiaan, dan berbahagialah!

 I am still determined to be cheerful and happy, in whatever situation I may be; for I have also learned from experience that the greater part of our happiness or misery depends upon our dispositions, and not upon our circumstances.

Saya telah bertekat untuk bahagia dan ceria di segala suasana. karena saya telah belajar dari pengalaman bahwa kebahagiaan atau kesedihan kita, sebagian besar ditentukan oleh sikap kita sendiri dan bukan oleh situasi atau kondisi yang terjadi.

~  M artha Washington, 1732 – 1802  ~

Single Post Navigation

2 thoughts on “Ukuran kebahagiaanku..

  1. happiness is something that we must fight for. fight it with smile, family, and love. Semangaat..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: